Selasa, 12 Juni 2012

Mengapa Kita sering Kesemutan ?

Pernah merasakan kesemutan ? Rasanya nggak nyaman bukan, apalagi kalau ada yang mencoba menyentuh bagian yang kesemutan, rasanya tambah menjadi-jadi. Pins and needles, begitu terjemahannya dalam bahasa Inggris, persis menggambarkan apa yang kita rasakan apabila sedang kesemutan. Seperti ada ratusan jarum yang menusuk bagian yang kesemutan.

Kesemutan biasanya bersifat sementara dan terjadi apabila baik disengaja atau tidak disengaja aktivitas kita menghambat aliran darah ke salah satu bagian tubuh kita. Aktivitas seperti berlutut atau jongkok dalam waktu yang lama akan memancing terjadinya kesemutan. Ini karena bagian bawah kaki kita darah tidak leluasa mengaliri bagian bawah kaki kita karena terhambat oleh beban tubuh kita di bagian tersebut. Apabila kita menghentikan aktivitas tersebut maka berangsur-angsur aliran darah menjadi normal kembali dan kesemutanpun jadi hilang.

Kesemutan yang dalam ilmu kedokteran disebut paresthesia ini juga dapat disebabkan oleh aktivitas yang tidak kita sengaja seperti posisi pada saat tidur yang membebani bagian tubuh tertentu secara berlebihan atau duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang lama.

Dr. Naomi Kleitman
, direktur program repair dan plasticity pada National Institure of Neurological Disorders di Bethesda – Maryland, mengatakan bahwa pada saat kesemutan, sepertinya ada syaraf yang mengalami kemacetan sehingga sinyal-sinyal yang seharusnya disampaikan balik ke otak tidak terjadi sebagaimana mestinya. Jaringan syaraf bertindak seperti kabel listrik yang menyebar di seluruh tubuh. Syaraf berfungsi sebagai jalur untuk menyampaikan perintah dari otak dan begitu juga sebaliknya. Penyempitan yang terjadi menghambat jalannya gula darah dan oksigen, dan "sabotase" ini mengakibatkan sinyal yang seharusnya disampaikan ke otak terkocar-kacir ke seluruh jaringan syaraf yang terhambat.

Dr. Robert LaMotte, profesor ilmu anastesi dan neurobiology pada Yale University juga sependapat. Yang penting katanya apabila rasa kesemutan ini nggak hilang-hilang juga, segeralah konsultasi ke dokter.

Sumber


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mengapa Kita sering Kesemutan ?