Jumat, 26 Juli 2013

7 Prinsip Dasar Cara Kerja Mesin Fotocopy



Mungkin mesin fotocopy bukanlah hal yang asing lagi bagi setiap orang. Dan pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai prinsip dasar cara kerja mesin fotocopy. Fotocopy merupakan bahasa turunan dari bahasa inggris yaitu photo dan copy. Photo berarti gambar atau cetakan sedangkan copy memiliki arti menyalin atau salinan sehingga dapat kita artikan sebagai gambar atau cetakan salinan.
mesin fotocopy 
Mesin fotocopy merupakan mesin yang sangat berguna yang berfungsi untuk menduplikat sebuah dokumen atau ilustrasi. Aspek-aspek yang bekerja dalam mesin fotocopy sehingga mesin ini mampu menduplikat sebuah dokumen adalah panas, cahaya, bahan kimia, dan juga muatan listrik statis. Penemunya adalah Chester F. Carison. Ia telah berhasil menciptakan sebuah penemuan baru tentang cara penduplikasian naskah dengan memanfaatkan sebuah energi listrik yang diberi nama sebagaixerography yang memiliki makna tulisan kering.

Adapun 7 prinsip dasar cara kerja mesin fotocopy yang harus Anda ketahui untuk menambah informasi Anda dalam dunia fotocopy adalah sebagai berikut.

1.       Lampu ekspose menghasilkan cahaya terang, cahaya terang ini berfungsi untuk menyinari dokumen atau naskah yang diletakkan pada permukaan kaca dengan posisi yang terbalik menuju bagian bawah kaca. Kemudian, gambar pada dokumen akan dipantulkan lewat lensa. Setelah itu, lensa akan langsung mengarahkan gambar tadi ke bagian tabung drum. Pengertian tabung drum sendiri adalah silinder yang terbuat dari bahan alumunium yang juga dilapisi dengan selenium pilihan yang begitu sensitif terhadap cahaya.
2.       Gambar yang terlihat lebih terang di permukaan drum akan menjadikan elektron - elektron muncul lalu menetralkan ion - ion positif. Kemudian, ion - ion positif tersebut dihasilkan oleh corona wire (kawat pijar). Kawat pijar terletak di atas kawat 1 (drum), sehingga di permukaan yang lebih terang tidak akan ditemukan elektron yang memiliki muatan. Sedangkan, perubahan muatan tidak akan terjadi pada cahaya yang cenderung lebih gelap.
3.       Toner yang bermuatan negatif yang terletak di developer akan ditarik oleh ion-ion positif yang berada pada permukaan drum.
4.       Tegangan tinggi yang berada pada DC yang dikirim pada kawat pijar atau corona wireberdampak pada drum yang bermuatan positif, corona wine menjadi berjumlah dua buah. Yang pertama terdapat di bagian atas drum (kawat 1), sedangkan yang kedua terdapat di bagian bawah drum (kawat 2).
5.       Pada saat kertas belum mencapai drum, kertas diubah menjadi bermuatan positif oleh kawat 2. Sehingga, kertas yang tertempel toner pada permukaannya, tertarik dengan kuat pada kertas.
6.       Selanjutnya kertas akan dilewatkan melalui dua buah rol panas yang saling bertekanan, panas dari kedua rol tersebut akan melelehkan toner yang kemudian akan menempel erat pada kertas. Peristiwa ini akan menghasilkan kopian atau salinan gambar yang sama persis dengan aslinya.
7.       Setelah itu, drum akan terus berputar hingga melewati cleaning blade. Pada akhirnya, drum akan kembali memiliki muatan positif sehingga siap untuk kembali di sinari berulang-ulang.

Itulah 7 prinsip dasar cara kerja mesin fotocopy yang perlu Anda ketahui. Memang, terlihat ribet dan membingungkan. Hanya ahli fisika yang dapat mengerti betul istilah-istilah pada prinsip dasar mesin fotokopi di atas. Tapi, untuk sekedar informasi, apasalahnya untuk kita ketahui. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Article by: Mohammad Nurul Huda / @CatatanModda


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 7 Prinsip Dasar Cara Kerja Mesin Fotocopy