Sabtu, 04 Januari 2014

Ridho Ficardo Cagub Lampung yang Tidak Akan Korupsi

Di masa sekarang ini, susah sekali untuk dapat memberi kepercayaan pada seseorang. Begitu pula yang terjadi saat memilih wakil kita di lembaga legislatif atau memilih pemimpin baik itu pemimpin daerah untuk skala kecil hingga besar. Sekarang ini, maraknya kasus korupsi memang membuat kita mengalami krisis kepercayaan.

Bagaimana bisa kita percaya pada bujuk rayu para calon pemimpin, jika taktik dan strategi busuk mereka sama saja. Awalnya mereka semua pasti bermulut manis dengan mengumbar janji-janji untuk melakukan preubahan signifikan saat kampanye, tetapi nyatanya bertindak nihil saat sudah terpilih bahkan melakukan berbagai makar yang merugikan masyarakat yang sudah memilihnya. Oleh karena itu, jangan sampai pilih! Saya akan menyampaikan beberapa opini saya yang nantinya bisa menjadi pertimbangan untuk digunakan dalam memilih wakil rakyat yang akan mengemban amanat dari kita sebagai masyarakat Lampung. Pemilihan Gubernur Lampung nanti pun akan menjadi momen penting yang akan menentukan arah perkembangan dan kemajuan Lampung. Sudah sepantasnya, kita menimbang dan memikirkan masak-masak agar nanti kita tidak salah pilih (lagi). Meskipun saya adalah seorang yang awalnya amat benci dengan politik, kini saya pribadi tak ingin lagi-lagi kecewa lantaran menjadi seorang yang memilih golput.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah “siapa yang mesti kita pilih sebagai pemimpin Lampung kelak?”. Bagi saya pribadi, ada seorang sosok yang menarik perhatian saya sebagai pribadi yang amat benci pada korupsi serta makar lain yang merugikan rakyat yaitu Ridho Ficardo. Bagi saya, sosok Muhammad Ridho Ficardo paling kompeten di sisi pemberantasan korupsi. Alasannya sederhana, coba lihat saja kisah masa kecilnya berikut ini:

Muhammad Ridho Ficardo, atau biasa dikenal sebagai Ridho, lahir di Bandar Lampung. Namun, ia tidak lama tinggal di kota tersebut. Sejak kecil Ridho Ficardo tinggal di perkebunan tebu Gunung Madu karena ayahnya berdinas di daerah tersebut. Masa-masa bersekolahnya, yaitu masa TK, SD, hingga SMP, Ridho Ficardo habiskan di daerah Gunung Madu yang notabene lebih “tertinggal” dibandingkan dengan daerah Bandar Lampung.

Beberapa hal ia dapatkan dan terpatrti dalam benaknya karena sudah lama menjalani kehidupan di tengah masyarakat pertanian atau perkebunan adalah bahwa mereka merupakan masyarakat dengan kehidupan yang sederhana, damai sentosa, dan juga jauh dari kata jumawa, mungkin karena jauh dari hiruk –pikuk dan riuh rendahnya kehidupan di kota. Di sana, Ridho diajarkan untuk senantiasa menjunjung tinggi norma-norma kemasyarakatan juga budaya. Ia mengaku bahwa tatanan kehidupan di daerah Gunung Batu mengajarkannya untuk selalu menjaga nama baik keluarga, maksudnya agar ia senantiasa mawas diri dan penuh perhitungan dalam bertindak dan bertutur kata.

Karena wilayahnya tidaklah teramat besar dan terisolasi oleh pegunungan juga hutan, semua orang di daerah tersebut pun akan saling menganal dan akrab satu sama lain. Semua orang pun akan tahu apa saja perbuatan tiap-tiap individu di sana. Oleh karena itu, Ridho Ficardo sudah terbiasa mawas diri dan senantiasa berusaha untuk bertindak sesuai norma. Sedari kecil, ia sudah diajarkan dan terbiasa menuruti perintah orangtuanya untuk bertindak terpuji, bertutur kata penuh kesantunan, dan terus bekerja keras untuk terus berprestasi demi mengangkat derajat diri, keluarga—dan yang lebih luhur—untuk berkarya demi bangsa dan negara.

Ridho, yang kini derajatnya sudah tinggi dan sudah amat berkecukupan secara materi bagi saya tidaklah mungkin akan menyalahgunakan jabatannya untuk mencuri uang rakyat. Bagi saya pribadi, pencalonan Ridho Ficardo sebagai Gubernur Lampung merupakan panggilan kalbunya yang sudah jengah melihat lambatnya perkembangan tanah kelahirannya karena oknum-oknum pemerintah daerah yang hobi memperkaya diri sendiri. Nah, karena Ridho Ficardo telah dilimpahi rezeki material yang melimpah oleh Tuhan, sudah barang pasti saat menjabat nanti ia tidak akan mudah “disilaukan” oleh materi, apalagi berambisi memperkaya diri sendiri.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ridho Ficardo Cagub Lampung yang Tidak Akan Korupsi